Tips Menghemat Pembangunan dengan Bata Ringan
Memilih bata ringan atau hebel untuk dinding rumah memang keputusan cerdas di zaman sekarang. Selain beban bangunan jadi lebih enteng, durasi pengerjaannya pun jauh lebih cepat dibanding bata merah biasa. Namun, supaya tidak boncos di anggaran, ada beberapa hal teknis yang perlu diperhatikan saat belanja material ini.
Pertama, selalu perhitungkan waste material. Dalam proyek lapangan, pasti ada saja bata yang terpotong untuk menyesuaikan sudut ruangan atau instalasi pipa. Biasanya kita sarankan menambah stok sekitar 5% dari hitungan bersih. Jadi kalau hitungan aplikasi ini keluar 10 kubik, belilah 10.5 atau 11 kubik untuk jaga-jaga daripada kurang di tengah jalan dan kena ongkos kirim lagi.
Kedua, soal perekat. Jangan gunakan semen pasir biasa untuk bata ringan. Gunakanlah semen mortar (Thinbed). Satu sak mortar biasanya cukup untuk menempelkan sekitar 10 meter persegi dinding dengan tebal spesi 3 milimeter. Konsistensi adukan sangat berpengaruh; jangan terlalu encer supaya daya rekatnya maksimal dan dinding tidak mudah retak rambut setelah kering.

