Kalkulator Watt ke VA: Temukan Daya Semu dalam Listrik

Kalkulator Watt ↔ VA

🔌

Gunakan titik (.) untuk desimal.


Pahami Perbedaan Watt dan VA dalam Listrik Rumah

Mengetahui konversi antara Watt dan VA sangat krusial agar Anda tidak salah saat menambah beban elektronik di rumah. Penggunaan titik sebagai pemisah desimal memudahkan input angka yang lebih presisi, terutama untuk perangkat dengan faktor daya yang sangat spesifik.

Banyak orang menganggap Watt dan VA (Volt-Ampere) adalah hal yang sama, padahal keduanya memiliki perbedaan fungsi yang krusial, terutama bagi pelanggan PLN di Indonesia. Memahami perbedaan ini akan membantu Anda menghemat listrik dan mencegah korsleting atau "jeglek" akibat beban berlebih.

Apa itu Watt (Daya Nyata)?

Watt adalah satuan daya nyata yang benar-benar dikonsumsi oleh perangkat elektronik Anda untuk bekerja. Contohnya, lampu 10 Watt atau setrika 350 Watt. Ini adalah energi yang dikonversi menjadi cahaya, panas, atau gerak.

Apa itu VA (Daya Semu)?

VA adalah daya semu, yaitu total daya yang disediakan oleh PLN ke rumah Anda. Angka ini didapat dari perkalian Tegangan (Volt) dan Arus (Ampere). Karena adanya "hambatan" dari komponen elektronik seperti motor atau adaptor (induktansi), tidak semua daya VA bisa berubah menjadi Watt. Perbandingan antara keduanya disebut **Faktor Daya** atau *Power Factor* (Cos φ).

Pentingnya Faktor Daya (Cos φ)

Di Indonesia, secara umum nilai Faktor Daya dianggap berada di angka **0,8**. Artinya, jika rumah Anda memiliki daya 900 VA, kapasitas efektif yang bisa digunakan secara maksimal biasanya hanya sekitar 720 Watt. Jika beban Watt Anda lebih besar dari angka tersebut, meskipun daya VA belum habis, MCB pada meteran listrik kemungkinan besar akan jatuh (trip).

Kalkulator Watt ke VA: Temukan Daya Semu dalam Listrik
Jangan lupa bookmark situs xamux.com ini ya!
Artikel Lainnya
Browse by prefix