
🍏 Kalkulator AKG Indonesia
Hitung kebutuhan gizi harian berdasarkan standar Kemenkes RI
📋 Hasil Analisis Gizi
Total Kebutuhan Energi (TDEE)
0 kcal
Karbohidrat (55%)
0g
Protein (15%)
0g
Lemak (30%)
0g
🧮 Langkah Perhitungan:
Mengatur Pola Makan Tanpa Harus Merasa Tersiksa
Banyak dari kita sering terjebak pada angka saat mencoba hidup lebih sehat. Padahal, memahami kebutuhan gizi bukan berarti kita harus menimbang setiap butir nasi yang masuk ke piring. Angka Kecukupan Gizi atau AKG sebenarnya adalah kompas, bukan aturan mati. Tujuannya agar kita tahu batasan dan kebutuhan tubuh kita sendiri yang unik.
Di Indonesia, nasi putih memang sulit dipisahkan dari meja makan. Namun, keseimbangan tetaplah kunci utama. Jika Anda sudah mengonsumsi karbohidrat dari nasi, cobalah untuk mengimbanginya dengan protein seperti tempe, tahu, atau ikan, serta jangan melupakan serat dari sayuran hijau. Tubuh kita bekerja seperti mesin; jika bahan bakarnya pas, performanya akan maksimal. Jika berlebihan, ia akan menyimpannya sebagai cadangan yang seringkali tidak kita inginkan.
Mulailah dengan perubahan kecil. Jika hasil perhitungan menunjukkan Anda butuh 2000 kalori, jangan langsung stres. Cukup kurangi porsi gorengan atau minuman manis secara bertahap. Konsistensi jauh lebih berharga daripada diet ketat yang hanya bertahan satu minggu. Sehat itu maraton, bukan lari cepat.


